Praktik Manasik Haji KBIHU ’Aisyiyah Surakarta Latih Kemandirian Jamaah Calon Haji 2026

Karanganyar — KBIHU ‘Aisyiyah Surakarta menyelenggarakan kegiatan Praktik Manasik Haji bagi calon jamaah haji tahun 2026 pada Ahad, 11 Januari 2026 bertepatan dengan 11 Rajab 1447 H, bertempat di Edupark Alaska Karanganyar.
Kegiatan ini diikuti sekitar 100 calon jamaah haji yang akan diberangkatkan pada musim haji tahun 2026. Praktik manasik dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan intensif guna meningkatkan kesiapan jamaah secara praktik sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Praktik Dibagi Dua Sesi
Pelaksanaan praktik manasik dibagi menjadi dua sesi utama agar materi dapat dipahami secara bertahap dan mendalam.
Sesi pertama difokuskan pada praktik ibadah umrah, meliputi tata cara ihram, thawaf, sa’i, hingga tahallul sesuai tuntunan syariat.
Sementara itu, sesi kedua berisi praktik rangkaian ibadah haji, meliputi: Tarwiyah, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, mabit di Mina, lempar Jamarat, thawaf Ifadhah, dan thawaf Wada’
Setelah masing-masing sesi selesai, panitia mengadakan evaluasi bersama guna mengukur pemahaman jamaah sekaligus memperbaiki kesalahan praktik yang masih ditemukan di lapangan.

Pendampingan Intensif Pembimbing
Kegiatan praktik manasik didampingi oleh para pembimbing yang kompeten dan berpengalaman di bidang bimbingan ibadah haji. Sistem pendampingan dilakukan secara terstruktur, di mana satu pembimbing mendampingi dua regu atau sekitar 20 calon jamaah haji, sehingga proses bimbingan berlangsung lebih efektif dan interaktif. Pendampingan intensif ini memungkinkan jamaah memperoleh arahan langsung serta kesempatan bertanya selama simulasi berlangsung.

Mewujudkan Jamaah Mandiri
Ketua KBIHU ’Aisyiyah Surakarta, Tahthowi Madi, menjelaskan bahwa tujuan utama praktik manasik adalah membentuk jamaah yang memiliki kemandirian dalam beribadah.
“Praktik manasik ini bertujuan mendidik jamaah haji agar memiliki kemandirian dalam melaksanakan ibadah sesuai tuntunan sunnah, sehingga jamaah tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap menjalankan ibadah secara benar di Tanah Suci,” ujarnya.
Menurutnya, kesiapan jamaah tidak hanya ditentukan oleh pemahaman materi, tetapi juga latihan praktik yang berulang agar jamaah mampu menjalankan setiap rangkaian ibadah dengan tenang dan percaya diri.


Harapan Kegiatan
Melalui praktik manasik haji ini, diharapkan seluruh calon jamaah haji mampu memahami alur ibadah secara menyeluruh, menjaga kekhusyukan, serta melaksanakan ibadah haji secara mandiri, tertib, dan sesuai tuntunan Rasulullah.


Reporter: M. Abd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *