Karanganyar — Suasana hangat penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan halal bihalal Jamaah Haji KBIHU Aisyiyah Surakarta tahun 2024 yang digelar pada Ahad, 24 Syawal 1447 H / 12 April 2026 di Bale Ranti Resto Kemuning. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahim sekaligus penguatan komitmen dalam menjaga kemabruran haji.
Acara diawali dengan tilawah Al-Qur’an yang dilantunkan bersama-sama oleh seluruh jamaah, menciptakan suasana khusyuk dan penuh keberkahan. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh perwakilan kelompok yang bertindak sebagai tuan rumah, yang menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan ukhuwah pasca ibadah haji.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan ikrar halal bihalal sebagai simbol saling memaafkan dan mempererat hubungan antarjamaah. Momentum ini menjadi refleksi bahwa ibadah haji tidak hanya berdampak secara spiritual individu, tetapi juga memperkuat hubungan sosial.
Dalam sambutannya, Ketua IPHAS 2024, H. Abdul Mutolib, mengingatkan pentingnya senantiasa membersihkan hati sebagai ikhtiar menjaga kemabruran haji sepanjang hayat. Ia juga mengajak seluruh anggota IPHAS 2024 untuk mendoakan kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 serta memberikan dukungan kepada calon jamaah haji. Menurutnya, salah satu bentuk dukungan nyata adalah dengan menularkan pengalaman spiritual dan praktis selama menjalankan ibadah haji tahun 2024.
Sementara itu, tausiyah disampaikan oleh dr. H. Ahmad Supriyanto yang mengangkat hikmah halal bihalal. Ia menekankan pentingnya menjadi pribadi yang pemaaf sebagai cerminan dari kemabruran haji. Menurutnya, hati yang bersih dan sikap saling memaafkan merupakan fondasi utama dalam membangun kehidupan yang harmonis, baik secara pribadi maupun sosial.
Acara ditutup dengan doa bersama yang penuh harap dan kekhusyukan, dilanjutkan dengan ramah tamah antarjamaah. Momen ini dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi, berbagi cerita, serta menguatkan komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai kemabruran haji dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan halal bihalal ini menjadi bukti bahwa kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah tetap terjaga, sekaligus menjadi energi positif bagi para jamaah untuk terus meningkatkan kualitas diri pasca menunaikan ibadah haji.
Reporter: M. Abd





