SOLO [09/08/2026] — Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Aisyiyah Kota Solo menggelar pengajian perdana sekaligus pembukaan bimbingan manasik haji tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi, Ahad (9/8/2026), di Balai Muhammadiyah Kota Solo. Kegiatan ini diikuti sekitar 200 calon jemaah haji dari berbagai wilayah di Kota Solo.
Acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Sang Surya, dan Mars Aisyiyah. Rangkaian kegiatan kemudian diisi dengan prakata Ketua KBIHU Aisyiyah Kota Solo, Agus Thontowi Mahdi, serta sambutan dari Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Solo, Mahasri Shobahiya, dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Solo, Kiai Subari yang juga menyampaikan tausiyah pada acara tersebut.
Ucapan selamat disampaikan Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Solo, Mahasri Shobahiya. Ia mengucapkan selamat kepada peserta yang sudah bersemangat bertarbiyah dalam rangka mempersiapkan diri untuk memenuhi undangan Allah Swt. yang tentu disiapkan jauh-jauh hari, belasan tahun, bahkan mungkin sudah 14 tahun mendaftar sebagai calon haji. “Tahun ini insyallah semua sudah terdaftar berangkat haji di tahun 2027 sehingga dalam rangka mematangkan persiapan Bapak-Ibu semua. Selamat semoga dalam proses mempersiapkan diri dalam keberangkatan ibadah haji betul-betul dilandasi dengan ilmu,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan keberadaan KBIHU Aisyiyah Kota Solo didukung sepenuhnya oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Solo. Bimbingan ibadah haji akan berlangsung selama minimal 22 kali. Ketua KBIHU Aisyiyah Kota Solo, Agus Thontowi Mahdi, mengatakan kegiatan ini merupakan pengajian perdana sekaligus pembukaan program bimbingan manasik haji yang akan dilaksanakan secara rutin setiap Ahad. “Hari ini kami melaksanakan pengajian perdana sebagai pembukaan bimbingan manasik haji. Kegiatan ini akan kami lanjutkan secara rutin setiap Ahad sebagai bagian dari upaya sosialisasi sekaligus menjaring calon jemaah haji tahun 2027,” ujarnya.
Ia menegaskan program bimbingan ini bertujuan membekali calon jemaah agar mampu melaksanakan ibadah haji sesuai tuntunan Rasulullah Saw. “Kami ingin jemaah benar-benar siap, tidak hanya secara fisik dan finansial, tetapi juga memiliki bekal ilmu yang cukup agar dapat melaksanakan ibadah haji dengan baik dan benar,” tambahnya.
Agus Thontowi Mahdi berharap jumlah anggota jemaah yang dibimbing tahun ini minimal setara dengan tahun sebelumnya. Pada tahun lalu, KBIHU Aisyiyah Solo memberangkatkan 101 anggota jemaah haji. “Harapannya tahun ini bisa sama atau bahkan lebih dari tahun lalu. Kami menyampaikan materi dengan cara yang mudah dan praktis, serta tetap mengedepankan program tarwiyah sebagai unggulan,” katanya.
Sebagai Bekal Utama
Sementara itu, dalam tausiyahnya, pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Solo, Kiai Subari, menekankan pentingnya mengikuti bimbingan manasik sebagai bekal utama dalam menjalankan ibadah haji. “Ibadah haji adalah kewajibannya hanya sekali seumur hidup. Oleh karena itu, para calon tamu Allah harus mempersiapkan diri sebaik mungkin, salah satunya dengan mengikuti bimbingan manasik secara sungguh-sungguh,” ujarnya.
Menurutnya, selain kesiapan fisik dan finansial, bekal utama yang harus dimiliki calon jemaah adalah pemahaman yang benar tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji. “Ilmu menjadi bekal utama agar pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar, tertib, dan sesuai tuntunan. Dengan mengikuti bimbingan dari para pembimbing yang berpengalaman, jemaah akan lebih siap dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah,” tandasnya.
Melalui kegiatan ini, KBIHU Aisyiyah Kota Solo berharap para calon jemaah haji dapat mempersiapkan diri secara optimal sehingga mampu menunaikan ibadah haji dengan lancar, mandiri, dan meraih predikat haji mabrur.
Reporter: Aryanto Editor: Sholahuddin





